Keterangan Rektor Umuslim:Untuk Mengantisipasi dan Meringankan Korban Bencana Banjir, Umuslim Buka Posko dan Donasi Umuslim Peduli

News.acehcc.com. (01-12-2025).

Keterangan resmi dari Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen Aceh, kampus Waqf ini telah sejak kemarin (Jum’at, 28-11-2025) membuka posko penampungan korban banjir, khususnya para mahasiswa, staf Umuslim dan Mayarakat sekitar yang terdampar banjir.  Sampai kemarin ada sejumlah 50 mahasiswa yang tertampung di posko yang mengambil tempat berlokasi di kampus Induk tersebut.

Dan tadi pagi juga pimpinan kampus ini, resmi membuka donasi untuk membantu korban banjir dan tanah longsor yang menerjang wilayah Aceh khususnya di kabupaten Peusangan Raya dengan program “Umuslim Peduli Banjir Aceh 2025”.

Melalui program Umuslim Peduli ini, sebut Rektor Dr Marwan MPd, kampus yang berpusat di Peusangan ini mengajak masyarakat, alumni, dan seluruh civitas akademika untuk ikut meringankan beban para korban dan yang terkena dampak langsung bencana nasional ini.

Untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi bagi para donator kita tugaskan dan memberi mandat kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM Umuslim) untuk menjalankannya, ujar Dr Marwan.

Informasi untuk ini akan langsung berhubungan dengan LPPM Umuslim melalui Dr. Afkar, M.Pd (0852-6071-2006), Rudy Juli Saputra, M.Pd (0852-7774-9886) dan Heri Gustami, M.Kom (0851-8417-8484),

Informasi dari Ketua Pelaksana UMUSLIM PEDULI, Dr. Afkar, M.Pd bahwa telah mulai mengalir bantuan dana dari donator mencapai 9 juta di pembukaan hari ini. Ada dari beberapa pimpinan dan dosen Umuslim, juga masyarakat. Tentu ini akan mempercepat memenuhi kebutuhan para korban yang mendesak saat ini, meliputi logistik dasar (makan), selimut, obat-obatan, perlengkapan bayi, air bersih, dan bantuan psikososial untuk anak-anak, ujar Dr Afkar.

Sementara petugas lapangan posko penampungan di kampus induk, Heri Gustami menyatakan masih dihuni beberapa mahasiswa yang tempat kos mereka terkena banjir parah dan sebagian lagi karena tidak bisa pulang ke kampung orang tuanya.  Beberapa mereka memang dari kabupaten Aceh Tengah dan Bener meriah. Posko ini kami buka bekerja sama dengan Pemerintah Mahasiswa (Pema) Umuslim, sebut Heri,

Sesuai arahan Rektor, kami telah melayani tempat tidur mereka dan makan serta beberapa logistik lainnya, tutup Heri.  

Melihat dampak yang ditimbulkan dari beberapa hari hujan diteruskan meluapnya beberapa sungai di kabupaten Bireuen – juga adanya longsor di beberapa titik berimbas pada runtuhnya beberapa jembatan utama. Memutuskan akses dari dan ke kabupaten Bireuen. Oleh karenanya, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh dan khususnya di wilayah sekitar kampus Umuslim.

“Ya, tentu kita dan warga kampus memiliki tanggung jawab moral untuk hadir secara nyata, membantu sebisanya, semoga bermanfaat dan berguna dalam meringankan para korban dampak bencana ini” pungkas Dr Marwan.

Bencana yang luar biasa tahun ini, mengakibatkan kerusakan fasilitas dan infrastruktur sehingga komunikasi sempat terganggu beberapa hari lalu, walaupun sampai saat ini pun belum bisa menjamin keberlanjutannya. Tentu ini akibat dampak kehancuran luas, baik rumah masyarakat dan akses jalan. Juga informasi yang dipublikasikan di media telah memakan korban nyawa ratusan yang meninggal di beberapa wilayah Aceh. Sekitar 19 orang di kabupaten Bireuen. (Wk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *