Aktivitas Mahasiswa KKM Tematik dan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kuala Ceurape Jangka Kab Bireuen

News.acehcc.com. (31-12-2025)
Sejumlah 178 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen yang melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa “Tematik Berdampak” plus pengabdian tanggap darurat bencana Hidrometeorologi sejak 20 hari lalu di kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan dan Jangka kabupaten Bireuen kemarin (Selasa, 30/12/2025) resmi dinyatakan selesai.
Penjemputan peserta KKM dilakukan oleh Wakil Rektor I, Hakim Muttaqim, M.Ec., D.EV. Wakil Rektor III, Dr. drh. Zulfikar, M.Si., bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Umuslim, Dr. Afkar, M.Pd.
Salah satu kelompok KKM angkatan XXVIII yang ditempatkan di 12 desa di kecamatan Jangka, adalah gampong Kuala Ceurape. Terdiri 15 mahasiswa dari berbagai program studi – dan seorang Dosen Pendamping Lapangan (Akmal Izwar MSi).
Yakni Maulana Zikri (Prodi Hubungan Internasional, Ketua Kelompok), Putri Bunga Safira (Ekonomi Pembangunan), Putri Nordiana (Administrasi Publik), Haikal Fikri (Informatika), Putri Raisah (informatika), Liza Rizkina (Informatika), Meutuah Zuhra (Agribisnis), Rifaul Uzra (Pendidikan bahasa Inggris), Afratul Jannah (Bahasa Indonesia), dan Nisaul Fitri (PAUD).
Dan empat mahasiswa dari prodi PGSD, masing-masing Nabila Kafka Nafisa, Rifa Afrilianda Putri, Yusi Adilah dan Anisah.

Dari keterangan salah seorang mahasiswa KKM, Putri Bunga Safira; “Alhamdulillah, kelompok kami dapat menuntaskan program KKM tematik, sesuai arahan kampus dan dosen pendamping”.
Dari sejumlah kegiatan, tambah Bunga, baik kegiatan akademik, seperti terlibat dalam Pendidikan anak-anak, juga bakti sosial yang bertepatan dengan bencana banjir bandang 26 November lalu yang menimpa fasilitas dan perumahan warga, serta membantu pembangunan plang nama dan beberapa poster baliho di kantor desa tersebut.
Di hari menjelang selesainya kegiatan KKM yang kami lakukan, ujar mahasiswa EKP Fakultas Ekomoni ini, kami dengan bapak keuchiek dan warga memasang poster infografis kependudukan desa kuala Ceurape. Hal ini selain sebagai informasi kewilayahan dan demografi desa juga kenang-kenangan kami peserta KKM di desa tersebut, pungkasnya.
Hal ini juga diamini oleh Keuchik Kuala Ceurape, Nasrul (50), yang ikut aktif mendampingi program KKM mahasiswa.
Dalam keterangannya, Nasrul juga menyampaikan warga Kuala Ceurape harapkan normalisasi tambak dan perbaikan boat pasca banjir. Mengingat Sebagian besar warga harapannya dalam bidang tambaj dan hasil laut.
Keuchiek Nasruk berharap, pemulihan ekonomi menjadi kunci utama agar masyarakat dapat kembali mandiri memenuhi kebutuhan keluarga serta biaya pendidikan anak-anak.

Beberapa Kelompok KKM, yang ditempatkan di desa-desa terdampak bencana banjir dan longsor lalu, tak lepas ikut membantu proses pembersihan akibat lumpur yang terbawa banjir. Baik secara mandiri dikelompok ataupun bergabung dalam posko dan relawan serta program tanggap darurat dari kampus Umuslim, mahasiswa KKM terlibat aktif dalam kegiatan pembersihan rumah warga, rumah ibadah, serta sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir.
Juga, kelompok mahasiswa KKM secara berkolaborasi juga memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak di wilayah terdampak, guna membantu pemulihan kondisi mental dan emosional mereka pascabencana. (#)