Melalui Program PkM Tanggap Darurat Bencana Kemdiktisaintek, Tim Pengabdi Umuslim Distribusi Bantuan Ke Masyarakat Terdampak Banjir di Desa Pante baro Gle Siblah Kabupaten Bireuen
News.acehcc.com. (22-12-2025)

Universitas Almuslim, dengan tim pengabdi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM-Umuslim), kemarin (Minggu, 21-12-2025), mulai melakukan distribusi bantuan logistik kebeberapa desa (gampong) terdampak bencana Hidrometeorologi (banjir longsor) yang melanda Aceh, sejak 26 November 2025 lalu.
Bantuan logistik yang dijalankan merupakan paket Program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berupa pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana, yang bertujuan memperkuat respons kemanusiaan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi tersebut, sebagaimana dinyatakan Dirjen Dikti Prof Dr Khairul Munadi ST MEng sesaat meninjau posko bencana di kampus Umuslim lalu (6-12-2025).
Penghantaran logistik yang dilakukan tim pengabdi yang diketuai oleh Dr Marwan MPd, kemarin kepada tiga gampong yang sangat berdampak di peusangan siblah krung kabupaten Bireuen, yakni desa (gampong) Pante baro Gle Siblah, dan dua desa di kecamatan Jangka, yakni gampong Ulee Ceu, dan gampong Alue Bayeu Utang.
Menurut keterangan Kepala Desa (Geusyik) gampong Pante Baro, Suryadi, dampak bencana tersebut meluluhlantahkan hampir 80% rumah penduduk, air dan lumpur mencapai 1 sampai 2 meter dan tercatat 23 rumah diantaranya hilang.
Kondisi Gampong Pante Baro
Sebagian jalan di desa tersebut sampai saat ini tampak tertutupi lumpur, dam 70% persawahan dan sumur air bersih yang selama ini dipakai warga tidak bisa dipakai karena tertimbun lumpur tersebut, tambah Suryadi.
Korban bencana di desa kami, sebut Suryadi beberapa hari lalu bertahan atau terpaksa mengungsi di posko yang kami buka di halaman kantor desa, dan sebagian lagi di rumah yang warga yang masih dapat dihuni.
Dalam kegiatan distribusi logistik terpadu untuk pemulihan awal korban banjir di gampong Pante Baro tersebut, tim pengabdi yang terdiri dari Dr Marwan (Ketua tim), Dr Sonny M. I. Mangkuwinata, Dr M Rezeki Muamar, dan Heri Gustami, M.Kom membawa kebutuhan dasar yang dibutuhkan segera oleh warga.
Diantaranta, kebutuhan untuk balita dan anak-anak, yakni bubur Sereal, makanan bayi, susu bayi, Ember Higenis, Tisu Basah, dan Pakaian Anak-anak. Sedangkan kebutuhan makan sehari-harim tim mendistribusikan Beras, Sarden, Makanan Instan, juga beberapa perlengkapan rumah tangga, seperti Jeregen, Sabun Mandi Dan Shampo, Pasta Dan Sikat, Pembalut Wanita Serta Pakaian.
Dalam penjelasannya, ketua Tim Dr Marwan menyebut “Dengan dukungan program PkM Tanggap Darurat Bencana ini, selain diharapkan dapat membantu korban segera, juga penanganan darurat dari perguruan tinggi dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Setelah kami amati beberapa waktu lalu, bahwa kebutuhan paling mendesak di lapangan adalah makanan, pakaian, air bersih dan obat-obatan. Karena, pasca bencana ini, beberapa anak-anak khususnya terserang penyakit, umumnya diare dan flu, pungkas Dr Marwan.