LPPM Unisba

Sep 18, 2025

LPPM UNISBA Gelar Workshop Implementasi Produk Halal

News.acehcc.com.  Bandung (18/9/2025).

Upaya membangun generasi faqih fiddin, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM Unisba) gelar Workshop Implementasi Produk Halal. Acara yang berlangsung, Rabu (17/9/2025) di Gedung Dekanat Lantai 8, Jalan Tamansari No. 26 Bandung tersebut menampilkan beberapa Nara sumber dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Demikian informasi yang dipaparkan Komhumas Unisba melalui laman https://media.unisba.ac.id

Dalam sambutan pembukaan, Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa Unisba tidak hanya menjalankan Tri Dharma, tetapi juga Dharma keempat, yaitu nilai-nilai Islam yang mewarnai/sebagai ragi dalam menjalankan Tri Dharma.

“Industri halal tidak hanya soal konsumsi, tapi seluruh rantai pasok dari produksi, pengemasan, logistik hingga pemasaran. Perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mengharmonisasikan semua elemen sehingga pemahaman halal menjadi komprehensif dan terintegrasi dalam pembelajaran,” pungkas Prof Harits.

Hal ini ditambahkan Ketua LPPM, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum, bahwa dalam menjadikan Universitas Islam terbaik di Jawa Barat yang telah berkiprah sejak tahun 1958 ini, bercita-cita menjadi Perguruan Tinggi Islam yang Mandiri, Maju, dan Terkemuka di Asia Pada Tahun 2033 kelak.

“Ya, kita memiliki cita-cita besar untuk membangun generasi faqih fiddin dengan spirit misi Unisba untuk menghasilkan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah sebagai mujahid, mujtahid, dan mujaddid”, tambah Guru Besar Ilmu Hukum Perbankan/Perbankan Syariah Unisba ini.

Hari ini, kita sedang galak membicarakan strategi implementasi ekosistem halal dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ekosistem halal bukan hanya milik satu fakultas, tetapi milik kita semua. Ini harus masuk dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, agar visi misi Unisba berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Yogie Pribadi, S.T., M.Kom., Kepala Subdirektorat Bina Jabatan Fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai narasumber workshop tersebut, menjelaskan perkembangan regulasi Jaminan Produk Halal, termasuk penahapan kewajiban sertifikasi halal hingga 2039. Ia menekankan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis BPJPH, sangat penting.

“Perguruan tinggi dapat melatih mahasiswa menjadi pendamping proses produk halal, mendirikan Lembaga Pemeriksa Halal, serta mengajukan diri sebagai lembaga pelatihan auditor dan penyelia halal. Dengan cara itu, kampus dapat langsung mendukung percepatan sertifikasi halal nasional,” paparnya.

Sedangkan pemateri lain, Dr. Tri Cayanto, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Pusat Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menekankan pentingnya integrasi halal ke dalam Tri Dharma.

“Ekosistem halal di perguruan tinggi adalah strategi kebudayaan, bukan sekadar program simbolik. Kita harus memasukkan halal literacy ke kurikulum, mengembangkan riset lintas disiplin, serta membangun desa binaan halal. Perguruan tinggi tidak boleh hanya jadi menara gading, tetapi pelopor transformasi nilai, etika, dan ekonomi berbasis syariah,” tutupnya.

Workshop Produk Halal adalah kegiatan pelatihan meningkatkan pemahanan dan kemampuan serta memanuhi prosedur sertifikasi halal produk. Pelatihan ini diselenggarakan oleh berbagai lembaga seperti universitas, lembaga pelatihan resmi dari BPJPH, dan sektor swasta untuk membekali peserta agar dapat menjadi pendamping proses produk halal (P3H), auditor halal, atau sekadar memahami Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) * (Win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *