News.acehcc.com, Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Produksi kopi di tanah Air pun cenderung meningkat dalam lima tahun terakhir. Jika tahun 2020 produksi kopi mencapai 762,20 ribu ton, meningkat 774,6 ribu ton di 2021, dan diprediksi oleh eksportir kopi aka nada peningkatan di penutup tahun 2022 ini ke angka 780 ribu ton.

Daerah penyumbang terbesar di Indonesia antara lain Sumatera Selatan, Lampung dan Aceh sepanjang 2020-2022 ini. Sumatera Selatan di tahun 2021 mencapai 201,40 ribu ton, sedangkan Lampung 118 ribu ton dan Aceh yang Sebagian besar dari tanoh gayo sebesar 74,20 ribu ton.

Petani kopi di tanah gayo dapat tersenyum dan Bahagia, diawal bulan desember ini, harga Kopi Gayo di kabupaten baik di kab Aceh tengah takengon, dan bener Meriah masih bagus, bertahan pada harga Rp 45 ribu/bambu.  Info dari TribunGayo.com, Jumat (9/12/2022), musim panen bagi sejumlah petani kopi di kabupaten tersebut, kini masih sedang berlangsung.  Untuk jenis kopi chery atau gelondong di kabupaten tersebut bertahan Rp 18.000 per bambu.

Beberapa eksportir kopi mengatakan harga kopi gayo dalam bulan Desember ini terus meningkat. Hal ini dikarenakan panen kopi volumenya semakin menipis sedangkan permintaan pasaran semakin meningkat. Sehingga beberapa pemegang kontrak berani membeli harga kopi di atas harga dasar, guna untuk menutupi kontraknya. 

Areal kopi arabika di dua kabupaten tersebut sekitar 106 ribu hektar dengan produksi rata-rata 750 Kg per hektare. (Wk)

,

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *